Malam Siska,terkait standarisasi yang disebutkan tadi sebagai pemastian dalam identitas suatu bahan,apabila dikaitkan dengan pembuatan produk farmasi,apakah standarisasi dapat mempengaruhi mutu produk tersebut?
Tentu, standarisasi simplisia mempunyai pengertian bahwa simplisia yang akan digunakan
sebagai bahan baku harus memenuhi persyaratan
trilogi mutu-aman-manfaat. Simplisia sebagai bahan baku ekstrak harus lebih dahulu memenuhi
persyaratan monografinya. Standarisasi tanaman obat bertujuan untuk memastikan identitas, kualitas, dan kemurniannya. Uji mutu
simplisia bertujuan agar simplisia tersebut dapat terstandarisasi, sehingga jika dibuat dalam
bentuk sedian obat, dapat dijamin keseragaman
kandungannya.
Bearti dapat dikatakan bahwa dalam pembuatan obat tetap standarisasi bahan baku dapat mempengaruhi mutu dikarenakan untuk menjamin kandungan, identitas bahan dan lainnya sehingga bila akan dibuat menjadi obat dapat terjamin dari bahan baku pembuatan, dan saya ingin bertanya terkait penggunaan mikroskop elektron dalam standarisasi apakah ada objek tertentu yang dikhususkan atau yang dapat dilihat hanya dengan menggunakan mikroskop tsb dibanding dg mikroskop cahaya atau yg lain?
Tidak dikhususkan objek pada masing-masing mikroskop, hanya saja menggunakan mikroskop elektron kemampuan pembesaran objek jauh lebih besar daripada mikroskop cahaya. Adanya persyaratan bahwa "objek pengamatan harus setipis mungkin" ini kembali membuat sebagian peneliti tidak terpuaskan, terutama yang memiliki objek yang tidak dapat dengan serta merta dipertipis. Karena itu pengembangan metode baru mikroskop elektron terus dilakukan.
Baiklah disimpulkan bahwa untuk standarisasi itu sendiri dapat mempengaruhi mutu produk dikarenakan tujuan dan kegunaan dari standarisasi sendiri untuk menjamin identitas dan sebagainya serta penggunaan mikroskop elektron untuk cuplikan yang diamati itu tidak berbeda dengan mikroskop biasa tetapi hanya diperlukan objek yang tipis sehingga mudah untuk diamati, terimakasih siska
Untuk sampel objek tipis berupa bahan yang bisa disayat maka dengan sayatan setipis mungkin, pada sampel yang berupa serbuk simplisia maka serbu tersebut tidak terlalu banyak dan diberi tetesan reagen agar terbaca pada saat pengamatan gambar di mikroskop.
Disimpulkan bahwa objek yang tipis itu dimaksudkan dengan objek yang disayat tipis sehingga lebih mempermudah dalam pengamatan dan untuk sampel yg tidak bisa disayat seperti serbuk itu hanya diperlukan sedikit saja dan ditambahkan Reagen agar dapat terbaca saat diamati
Isolasi yang dipandu bioaktivitas dan identifikasi senyawa anti-adipogenik dari Sanguisorbao fficinalis SOL bisa menjadi bahan antiadipogenik alami. Hasil data ini berguna dalam pengembangan agen anti-obesitas yang Kuat Link YouTube: https://youtu.be/hgqehAqZG1I
hubungan struktur kelarutan dan aktivitas obat Salah satunya senyawa seri homolog seperti n alkohol.. tergantung dengan banyaknya C Link YouTube https://youtu.be/PlzcsIsZgnQ
Malam Siska,terkait standarisasi yang disebutkan tadi sebagai pemastian dalam identitas suatu bahan,apabila dikaitkan dengan pembuatan produk farmasi,apakah standarisasi dapat mempengaruhi mutu produk tersebut?
ReplyDeleteTentu, standarisasi simplisia mempunyai pengertian bahwa simplisia yang akan digunakan sebagai bahan baku harus memenuhi persyaratan trilogi mutu-aman-manfaat. Simplisia sebagai bahan baku ekstrak harus lebih dahulu memenuhi
Deletepersyaratan monografinya. Standarisasi tanaman obat bertujuan untuk memastikan identitas, kualitas, dan kemurniannya.
Uji mutu simplisia bertujuan agar simplisia tersebut dapat terstandarisasi, sehingga jika dibuat dalam bentuk sedian obat, dapat dijamin keseragaman
kandungannya.
Bearti dapat dikatakan bahwa dalam pembuatan obat tetap standarisasi bahan baku dapat mempengaruhi mutu dikarenakan untuk menjamin kandungan, identitas bahan dan lainnya sehingga bila akan dibuat menjadi obat dapat terjamin dari bahan baku pembuatan, dan saya ingin bertanya terkait penggunaan mikroskop elektron dalam standarisasi apakah ada objek tertentu yang dikhususkan atau yang dapat dilihat hanya dengan menggunakan mikroskop tsb dibanding dg mikroskop cahaya atau yg lain?
DeleteTidak dikhususkan objek pada masing-masing mikroskop, hanya saja menggunakan mikroskop elektron kemampuan pembesaran objek jauh lebih besar daripada mikroskop cahaya.
DeleteAdanya persyaratan bahwa "objek pengamatan harus setipis mungkin" ini kembali membuat sebagian peneliti tidak terpuaskan, terutama yang memiliki objek yang tidak dapat dengan serta merta dipertipis. Karena itu pengembangan metode baru mikroskop elektron terus dilakukan.
Baiklah disimpulkan bahwa untuk standarisasi itu sendiri dapat mempengaruhi mutu produk dikarenakan tujuan dan kegunaan dari standarisasi sendiri untuk menjamin identitas dan sebagainya serta penggunaan mikroskop elektron untuk cuplikan yang diamati itu tidak berbeda dengan mikroskop biasa tetapi hanya diperlukan objek yang tipis sehingga mudah untuk diamati, terimakasih siska
DeleteUntuk sampel objek tipis berupa bahan yang bisa disayat maka dengan sayatan setipis mungkin, pada sampel yang berupa serbuk simplisia maka serbu tersebut tidak terlalu banyak dan diberi tetesan reagen agar terbaca pada saat pengamatan gambar di mikroskop.
DeleteDisimpulkan bahwa objek yang tipis itu dimaksudkan dengan objek yang disayat tipis sehingga lebih mempermudah dalam pengamatan dan untuk sampel yg tidak bisa disayat seperti serbuk itu hanya diperlukan sedikit saja dan ditambahkan Reagen agar dapat terbaca saat diamati
Delete